Pages

Total Pengunjung

Minggu, 16 Maret 2014

BAB III

BAB III
DESKRIPSI LOKASI PRAKRIN

A.  Tempat dan Waktu Prakerin
Adapun waktu untuk melaksanakan Praktik Kerja Industri  (PRAKERIN) adalah mulai dari tanggal 23 Desember 2013 s/d 17 Februari 2014 dimulai dari pukul 09.00 s/d 17.00 WIB dan bertempat di PT. TELKOM Kudus.
 

B.   Jadwal dan kegiatan prakerin.
                 Adapun selama saya prakerin saya melakukan beberapa kegiatan diantaranya sebagai berikut:
Minggu Pertama                : Setting Modem ZTE TP Link
Minggu Kedua                  : Setting Modem Usee Tv
Minggu ketiga                   : Caring Speedy
Minggu keempat                : OBC
Minggu Kelima                  : OBC
Minggu Keenam                : Input Data Indi Sch
Minggu Ketujuh                : Sosialisasi di SMK 1 KUDUS
Minggu Kedelapan            : Membuat Presentasi Speedy Instan

C.   Sejarah, Visi, Misi dan Tujuan Du/Di
C.1. Sejarah Du/Di
Sejarah Singkat Perusahaan  PT.  Telekomunikasi  Indonesia,  Tbk.  atau  dikenal  dengan  PT.  Telkom  adalah  perusahaan  penyedia  jasa  informasi  dan  komunikasi  dengan  produk  unggulannya  adalah  Telepon  Jaringan  ( Telepon  Rumah  Telkom  dan  Telepon  tanpa  Jarungan / Wireless ( FLEXI ).
Adapun  sejarah  singkat  PT.  Telkom  adalah sebagai berikut :
a.  Era Kolonial                                       
Pada  tahun  1882,  didirikan  sebuah  badan usaha swasta penyedia layanan pos dan  telegraf.  Layanan  komunikasi  kemudian  dikonsolidasikan  oleh  Pemerintah  Hindia  Belanda  ke  dalam  jawatan  Post  Telegraaf  Telefoon (PTT).
b.  Perusahaan Negara
Pada  tahun  1961,  status  jawatan  diubah  menjadi  Perusahaan  Negara  Pos  dan  Telekomunikasi  (PN  Postel).  Kemudian  pada  tahun  1965,  PN  Postel  dipecah  menjadi Perusahaan  Negara  Pos  dan  Giro  (PN Pos  & Giro) dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi).
c.  Perumtel
Pada  tahun  1974,  PN  Telekomunikasi  diubah  namanya  menjadi  Perusahaan  Umum  Telekomunikasi  (Perumtel)  yang  menyelenggarakan  jasa  telekomunikasi  nasional  maupun  internasional. Tahun 1980 seluruh saham PT.  Indonesian  Satellite  Corporation  Tbk.  (Indosat)  diambil  alih  oleh  pemerintah  RI  menjadi Badan  Usaha  Milik  Negara  (BUMN)  untuk  menyelenggarakan  jasa  telekomunikasi  internasional,  terpisah  dari  Perumtel.  Pada  tahun  1989,  ditetapkan  Undang-undang  Nomor  3  Tahun  1989 tentang Telekomunikasi, yang juga mengatur  peran  swasta  dalam  penyelenggaraan telekomunikasi.
d.  PT. Telkom ( Persero )
Pada  tahun  1991  Perumtel  berubah  bentuk  menjadi  Perusahaan  Perseroan  (Persero)  Telekomunikasi  Indonesia  berdasarkan  Peraturan  Pemerintah  Nomor  25  Tahun 1991.
e.  PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk
Pada  tanggal  14  November  1995  dilakukan  Penawaran  Umum  Perdana  saham TELKOM.  Sejak  itu  saham  TELKOM  tercatat  dan  diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Bursa  Efek  Surabaya  (BES),  Bursa  Saham  New  York  (NYSE)  dan  Bursa  Saham  London  (LSE).  Saham  TELKOM juga diperdagangkan tanpa pencatatan di  Bursa Saham Tokyo. Tahun  1999  ditetapkan  Undang-undang  Nomor  36  Tahun  1999  tentang  Penghapusan  Monopoli  Penyelenggaraan  Telekomunikasi.  Memasuki  abad  ke-21,  Pemerintah  Indonesia  melakukan  diregulasi  di  sektor  telekomunikasi  dengan  membuka  kompetisi  pasar  bebas.  Dengan  demikian,  Telkom  tidak  lagi  memonopoli  telekomukikasi Indonesia.
Tahun  2001  TELKOM  membeli  35%  saham  Telkomsel  dari  PT  INDOSAT  sebagai  bagian  dari  implementasi  restrukturisasi  industri  jasa  telekomunikasi  di  Indonesia  yang  ditandai  dengan  penghapusan  kepemilikan  bersama  dan  kepemilikan  silang  antara  TELKOM  dan  INDOSAT.  Sejak  bulan  Agustus  2002  terjadi  duopoli penyelenggaraan telekomunikasi lokal. Pada  23  Oktober  2009,  Telkom meluncurkan "New Telkom" ("Telkom baru") yang  ditandai dengan penggantian identitas perusahaan.
C.2. Visi, Misi, dan Tujuan Du/Di
Adapun Visi, Misi dan Tujuan Du/Di sebagai berikut:
Visi
Menjadi perusahaan multimedia terkemuka di Indonesia
Misi
a.       Memaksimalkan “Nilai Perusahaan” melalui ekspansi dan pengembangan portofolio usaha di bidang adjacent industries telekomunikasi
b.      Menjadi perusahaan holding strategis demi pertumbuhan tinggi dan sinergi melalui anak-anak perusahaan dan unit bisnis strategis
c.       Menjadi kontributor pendapatan yang utama bagi pemegang saham
Tujuan
  1. Menjadi perusahaan dengan pendapatan senilai Rp10 trilyun pada tahun 2015
  2. Memberikan jasa dengan kualitas prima kepada para pelanggan
  3. Menjadi panutan bagi perusahaan-perusahaan multimedia di Indonesia.
D.  Struktur Organisasi dan Tupoksi
D.1. Struktur Organisasi
              Adapun struktur organisasi Du/Di adalah sebagai berikut:

                   
D.2. Tupoksi
Dan adapun TUPOKSI tempat Du/Di adalah:
1.      Menyediakan layanan pos dan  telegraf untuk masyarakat.
2.      Menyediakan layanan telepon rumah untuk masyarakat.
3.      Menyediakan dan menambah internet atau broadband Masarakat.

Minggu, 16 Maret 2014

BAB III

BAB III
DESKRIPSI LOKASI PRAKRIN

A.  Tempat dan Waktu Prakerin
Adapun waktu untuk melaksanakan Praktik Kerja Industri  (PRAKERIN) adalah mulai dari tanggal 23 Desember 2013 s/d 17 Februari 2014 dimulai dari pukul 09.00 s/d 17.00 WIB dan bertempat di PT. TELKOM Kudus.
 

B.   Jadwal dan kegiatan prakerin.
                 Adapun selama saya prakerin saya melakukan beberapa kegiatan diantaranya sebagai berikut:
Minggu Pertama                : Setting Modem ZTE TP Link
Minggu Kedua                  : Setting Modem Usee Tv
Minggu ketiga                   : Caring Speedy
Minggu keempat                : OBC
Minggu Kelima                  : OBC
Minggu Keenam                : Input Data Indi Sch
Minggu Ketujuh                : Sosialisasi di SMK 1 KUDUS
Minggu Kedelapan            : Membuat Presentasi Speedy Instan

C.   Sejarah, Visi, Misi dan Tujuan Du/Di
C.1. Sejarah Du/Di
Sejarah Singkat Perusahaan  PT.  Telekomunikasi  Indonesia,  Tbk.  atau  dikenal  dengan  PT.  Telkom  adalah  perusahaan  penyedia  jasa  informasi  dan  komunikasi  dengan  produk  unggulannya  adalah  Telepon  Jaringan  ( Telepon  Rumah  Telkom  dan  Telepon  tanpa  Jarungan / Wireless ( FLEXI ).
Adapun  sejarah  singkat  PT.  Telkom  adalah sebagai berikut :
a.  Era Kolonial                                       
Pada  tahun  1882,  didirikan  sebuah  badan usaha swasta penyedia layanan pos dan  telegraf.  Layanan  komunikasi  kemudian  dikonsolidasikan  oleh  Pemerintah  Hindia  Belanda  ke  dalam  jawatan  Post  Telegraaf  Telefoon (PTT).
b.  Perusahaan Negara
Pada  tahun  1961,  status  jawatan  diubah  menjadi  Perusahaan  Negara  Pos  dan  Telekomunikasi  (PN  Postel).  Kemudian  pada  tahun  1965,  PN  Postel  dipecah  menjadi Perusahaan  Negara  Pos  dan  Giro  (PN Pos  & Giro) dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi).
c.  Perumtel
Pada  tahun  1974,  PN  Telekomunikasi  diubah  namanya  menjadi  Perusahaan  Umum  Telekomunikasi  (Perumtel)  yang  menyelenggarakan  jasa  telekomunikasi  nasional  maupun  internasional. Tahun 1980 seluruh saham PT.  Indonesian  Satellite  Corporation  Tbk.  (Indosat)  diambil  alih  oleh  pemerintah  RI  menjadi Badan  Usaha  Milik  Negara  (BUMN)  untuk  menyelenggarakan  jasa  telekomunikasi  internasional,  terpisah  dari  Perumtel.  Pada  tahun  1989,  ditetapkan  Undang-undang  Nomor  3  Tahun  1989 tentang Telekomunikasi, yang juga mengatur  peran  swasta  dalam  penyelenggaraan telekomunikasi.
d.  PT. Telkom ( Persero )
Pada  tahun  1991  Perumtel  berubah  bentuk  menjadi  Perusahaan  Perseroan  (Persero)  Telekomunikasi  Indonesia  berdasarkan  Peraturan  Pemerintah  Nomor  25  Tahun 1991.
e.  PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk
Pada  tanggal  14  November  1995  dilakukan  Penawaran  Umum  Perdana  saham TELKOM.  Sejak  itu  saham  TELKOM  tercatat  dan  diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Bursa  Efek  Surabaya  (BES),  Bursa  Saham  New  York  (NYSE)  dan  Bursa  Saham  London  (LSE).  Saham  TELKOM juga diperdagangkan tanpa pencatatan di  Bursa Saham Tokyo. Tahun  1999  ditetapkan  Undang-undang  Nomor  36  Tahun  1999  tentang  Penghapusan  Monopoli  Penyelenggaraan  Telekomunikasi.  Memasuki  abad  ke-21,  Pemerintah  Indonesia  melakukan  diregulasi  di  sektor  telekomunikasi  dengan  membuka  kompetisi  pasar  bebas.  Dengan  demikian,  Telkom  tidak  lagi  memonopoli  telekomukikasi Indonesia.
Tahun  2001  TELKOM  membeli  35%  saham  Telkomsel  dari  PT  INDOSAT  sebagai  bagian  dari  implementasi  restrukturisasi  industri  jasa  telekomunikasi  di  Indonesia  yang  ditandai  dengan  penghapusan  kepemilikan  bersama  dan  kepemilikan  silang  antara  TELKOM  dan  INDOSAT.  Sejak  bulan  Agustus  2002  terjadi  duopoli penyelenggaraan telekomunikasi lokal. Pada  23  Oktober  2009,  Telkom meluncurkan "New Telkom" ("Telkom baru") yang  ditandai dengan penggantian identitas perusahaan.
C.2. Visi, Misi, dan Tujuan Du/Di
Adapun Visi, Misi dan Tujuan Du/Di sebagai berikut:
Visi
Menjadi perusahaan multimedia terkemuka di Indonesia
Misi
a.       Memaksimalkan “Nilai Perusahaan” melalui ekspansi dan pengembangan portofolio usaha di bidang adjacent industries telekomunikasi
b.      Menjadi perusahaan holding strategis demi pertumbuhan tinggi dan sinergi melalui anak-anak perusahaan dan unit bisnis strategis
c.       Menjadi kontributor pendapatan yang utama bagi pemegang saham
Tujuan
  1. Menjadi perusahaan dengan pendapatan senilai Rp10 trilyun pada tahun 2015
  2. Memberikan jasa dengan kualitas prima kepada para pelanggan
  3. Menjadi panutan bagi perusahaan-perusahaan multimedia di Indonesia.
D.  Struktur Organisasi dan Tupoksi
D.1. Struktur Organisasi
              Adapun struktur organisasi Du/Di adalah sebagai berikut:

                   
D.2. Tupoksi
Dan adapun TUPOKSI tempat Du/Di adalah:
1.      Menyediakan layanan pos dan  telegraf untuk masyarakat.
2.      Menyediakan layanan telepon rumah untuk masyarakat.
3.      Menyediakan dan menambah internet atau broadband Masarakat.

Diberdayakan oleh Blogger.

Ads 468x60px

Social Icons

Telusuri

Featured Posts

BAB III

BAB III
DESKRIPSI LOKASI PRAKRIN

A.  Tempat dan Waktu Prakerin
Adapun waktu untuk melaksanakan Praktik Kerja Industri  (PRAKERIN) adalah mulai dari tanggal 23 Desember 2013 s/d 17 Februari 2014 dimulai dari pukul 09.00 s/d 17.00 WIB dan bertempat di PT. TELKOM Kudus.
 

B.   Jadwal dan kegiatan prakerin.
                 Adapun selama saya prakerin saya melakukan beberapa kegiatan diantaranya sebagai berikut:
Minggu Pertama                : Setting Modem ZTE TP Link
Minggu Kedua                  : Setting Modem Usee Tv
Minggu ketiga                   : Caring Speedy
Minggu keempat                : OBC
Minggu Kelima                  : OBC
Minggu Keenam                : Input Data Indi Sch
Minggu Ketujuh                : Sosialisasi di SMK 1 KUDUS
Minggu Kedelapan            : Membuat Presentasi Speedy Instan

C.   Sejarah, Visi, Misi dan Tujuan Du/Di
C.1. Sejarah Du/Di
Sejarah Singkat Perusahaan  PT.  Telekomunikasi  Indonesia,  Tbk.  atau  dikenal  dengan  PT.  Telkom  adalah  perusahaan  penyedia  jasa  informasi  dan  komunikasi  dengan  produk  unggulannya  adalah  Telepon  Jaringan  ( Telepon  Rumah  Telkom  dan  Telepon  tanpa  Jarungan / Wireless ( FLEXI ).
Adapun  sejarah  singkat  PT.  Telkom  adalah sebagai berikut :
a.  Era Kolonial                                       
Pada  tahun  1882,  didirikan  sebuah  badan usaha swasta penyedia layanan pos dan  telegraf.  Layanan  komunikasi  kemudian  dikonsolidasikan  oleh  Pemerintah  Hindia  Belanda  ke  dalam  jawatan  Post  Telegraaf  Telefoon (PTT).
b.  Perusahaan Negara
Pada  tahun  1961,  status  jawatan  diubah  menjadi  Perusahaan  Negara  Pos  dan  Telekomunikasi  (PN  Postel).  Kemudian  pada  tahun  1965,  PN  Postel  dipecah  menjadi Perusahaan  Negara  Pos  dan  Giro  (PN Pos  & Giro) dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi).
c.  Perumtel
Pada  tahun  1974,  PN  Telekomunikasi  diubah  namanya  menjadi  Perusahaan  Umum  Telekomunikasi  (Perumtel)  yang  menyelenggarakan  jasa  telekomunikasi  nasional  maupun  internasional. Tahun 1980 seluruh saham PT.  Indonesian  Satellite  Corporation  Tbk.  (Indosat)  diambil  alih  oleh  pemerintah  RI  menjadi Badan  Usaha  Milik  Negara  (BUMN)  untuk  menyelenggarakan  jasa  telekomunikasi  internasional,  terpisah  dari  Perumtel.  Pada  tahun  1989,  ditetapkan  Undang-undang  Nomor  3  Tahun  1989 tentang Telekomunikasi, yang juga mengatur  peran  swasta  dalam  penyelenggaraan telekomunikasi.
d.  PT. Telkom ( Persero )
Pada  tahun  1991  Perumtel  berubah  bentuk  menjadi  Perusahaan  Perseroan  (Persero)  Telekomunikasi  Indonesia  berdasarkan  Peraturan  Pemerintah  Nomor  25  Tahun 1991.
e.  PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk
Pada  tanggal  14  November  1995  dilakukan  Penawaran  Umum  Perdana  saham TELKOM.  Sejak  itu  saham  TELKOM  tercatat  dan  diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Bursa  Efek  Surabaya  (BES),  Bursa  Saham  New  York  (NYSE)  dan  Bursa  Saham  London  (LSE).  Saham  TELKOM juga diperdagangkan tanpa pencatatan di  Bursa Saham Tokyo. Tahun  1999  ditetapkan  Undang-undang  Nomor  36  Tahun  1999  tentang  Penghapusan  Monopoli  Penyelenggaraan  Telekomunikasi.  Memasuki  abad  ke-21,  Pemerintah  Indonesia  melakukan  diregulasi  di  sektor  telekomunikasi  dengan  membuka  kompetisi  pasar  bebas.  Dengan  demikian,  Telkom  tidak  lagi  memonopoli  telekomukikasi Indonesia.
Tahun  2001  TELKOM  membeli  35%  saham  Telkomsel  dari  PT  INDOSAT  sebagai  bagian  dari  implementasi  restrukturisasi  industri  jasa  telekomunikasi  di  Indonesia  yang  ditandai  dengan  penghapusan  kepemilikan  bersama  dan  kepemilikan  silang  antara  TELKOM  dan  INDOSAT.  Sejak  bulan  Agustus  2002  terjadi  duopoli penyelenggaraan telekomunikasi lokal. Pada  23  Oktober  2009,  Telkom meluncurkan "New Telkom" ("Telkom baru") yang  ditandai dengan penggantian identitas perusahaan.
C.2. Visi, Misi, dan Tujuan Du/Di
Adapun Visi, Misi dan Tujuan Du/Di sebagai berikut:
Visi
Menjadi perusahaan multimedia terkemuka di Indonesia
Misi
a.       Memaksimalkan “Nilai Perusahaan” melalui ekspansi dan pengembangan portofolio usaha di bidang adjacent industries telekomunikasi
b.      Menjadi perusahaan holding strategis demi pertumbuhan tinggi dan sinergi melalui anak-anak perusahaan dan unit bisnis strategis
c.       Menjadi kontributor pendapatan yang utama bagi pemegang saham
Tujuan
  1. Menjadi perusahaan dengan pendapatan senilai Rp10 trilyun pada tahun 2015
  2. Memberikan jasa dengan kualitas prima kepada para pelanggan
  3. Menjadi panutan bagi perusahaan-perusahaan multimedia di Indonesia.
D.  Struktur Organisasi dan Tupoksi
D.1. Struktur Organisasi
              Adapun struktur organisasi Du/Di adalah sebagai berikut:

                   
D.2. Tupoksi
Dan adapun TUPOKSI tempat Du/Di adalah:
1.      Menyediakan layanan pos dan  telegraf untuk masyarakat.
2.      Menyediakan layanan telepon rumah untuk masyarakat.
3.      Menyediakan dan menambah internet atau broadband Masarakat.

 

Blogroll

About

Love Valentine's Day Pumping Heart