BAB II
LANDASAN TEORI
A. Sejarah SO dan Macam-macamnya
A.1.
Sejarah SO (Sistem Operasi)
Sistem Operasi atau dalam
bahasa Inggris dikenal operating system secara
umum adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer
pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan
setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti
umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke
disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga
masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum
tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode
yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan
"kernel" suatu Sistem Operasi.
Sesuai berkembangnya zaman
system operasi mengalami perkembangan dan dibagi menjadi 5 generasi yakni
generasi pertama, kedua, ketiga, keempat, dan generasi selanjutnya.
Pada generasi pertama Sistem
Operasi masih dilakukan secara manual dalam artian belum muncul adanya Sistem
Operasi yang secara otomatis, maksudnya belum mendukung layanan pekerjaan yang dapat
dilakukan dalam 1 rangkaian.
Pada generasi kedua
diperkenalkannya system operasi yang dapat melakukan perkejaan dalam 1 rangkaian atau biasa
disebut dengan Batch Proccessing System.
Pada generasi ketiga Sistem
Operasi sudah mendukung layanan Multi-User, Multi-Programming dan Multi-Tasking.
Pada generasi ke empat sudah
perkenankan system operasi berbasis GUI (Graphical User Interface). Sedangkan Pada
generasi selanjutnya diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah
Sistem Operasi, contohnhya sebuah Sistem Operasi berbasikan Website yang
berkerja di dalam sebuah Sistem Operasi.
Dan generasi selanjutnya
diperkenalkanlah Sistem Operasi bergerak (Mobile) seperti : PDA, Poket PC, dan
lain sebagainya. Di generasi selanjutnya juga diperkenalkan teknologi Sistem
Operasi jaringan yang sifatnya virtual, sehingga dalam 1 jaringan hanya
diinstal 1 buah Sistem Operasi pada Perangkat yang bertugas menjadi Server.
Selain itu, diperkenalkan pula Cross Platform Operating System artinya dapat
menggabungkan 2 Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows. Seiring
dengan perkembangan teknologi, PC pun dibuat ringkas agar dapat dijadikan
sebagai piranti otomatisasi yang bergerak (Bisa digunakan kapan saja, di mana
saja dan oleh siapa saja). Contohnya: Laptop, Notebook dan NetBook, ketiga
piranti tersebut juga memiliki Sistem Operasi layaknya PC.
A.2.
Macam-macam SO (Sistem Operasi)
Berikut ini macam-macam
system operasi yang sering dipakai manusia pada PCnya.
a. WINDOWS
(Microsoft Windows)
b. UNIX
c. LINUX
d. IBM OS/2
e. MAC OS
(Macintosh Operating System)
f. FREE BSD
g. SOLARIS
h. Chrome
OS
B. Sejarah Linux dan Jenis-Jenisnya
B.1.
Sejarah Linux
Linux awalnya dikembangkan
oleh Linus Torvalds yang pada mulanya sekedar emulasi terminal yang dibutuhkan
untuk mengakses server UNIX di Universitasnya. Linux merupakan kloningan dari
MINIX (Salah satu varian UNIX), peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal
dari Sistem Operasi GNU. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain
dasar UNIX, Linux menggunakan Kernel Monilitik yaitu Kernel Linux yang
menangani kontrol prosses, jaringan, periferal, dan pengaksesan sistem berkas.
Sama seperti UNIX, Linuxpun dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka
baris perintah (Command Line Interface/CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna
grafis (Graphical User Interface/GUI) yang merupakan konfigurasi bawaan untuk
versi dektop.
Pada komputer Desktop, GNOME,
KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna yang paling populer diantara varian
antarmuka pengguna lainnya. Sebuah sistem Linux menyediakan antarmuka baris
perintah lewat sebuah Shell (Konsole). Perbedaan utama antara Linux dan Sistem
Operasi Populer lainnya terletak pada Kernel Linux dan komponen-komponennya
yang bebas dan terbuka. Sama seperti pada UNIX, Linux berkonsentrasi pada
Workstation dan Server banyak Workstation dan Server yang mengandalkan Linux
karena Linux sangat stabil digunakan untuk jangka waktu lama dan Linuxpun kebal
terhadap Malware.
Satu hal yang membedakan
Linux terhadap Sistem Operasi lainnya adalah harga. Harga Linux ini kebanyakan
Gratis walaupun ada juga yang berbayar (Lisensi). Linux dapat didistribusikan
tanpa harus memberikan royalty kepada seseorang. Linux disusun berdasarkan
standard Sistem Operasi POSIX yang diturunkan dari UNIX itu sendiri.
B.2. Jenis-Jenis Linux
Ada beberapa macam Distro
Linux, seperti :
a. Debian
Linux
b. Lycoris
Linux
c. Xandros
Linux
d. Lindows
Linux
e. Linare
Linux
f. Mandrake
Linux
g. Red Hat
Linux
h. Slackware
Linux
i.
Knoppix Linux
j.
Fedora Linux
k. Suse
Linux
l.
Ubuntu Linux
C. Linux Ubuntu LTS 12.04
Kata Ubuntu berasal dari bahasa Afrika yang berarti rasa
kemanusiaan terhadap sesama manusia,. Tujuan dari pembuatan distro Linux Ubuntu
awalnya adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia
perangkat lunak.
Ubuntu pertama kali diluncurkan ke pubik pada tahun 2004 oleh Mark
Shuttleworth pemilik perusahaan Canonical Ltd yang membentuk suatu grup open
source dengan tujuan membentuk distro baru berbasis Debian. Pertama kali Ubuntu
diluncurkan, sebanyak lebih dari 12000 orang telah mencobanya dan angka
tersebut terus melonjak dari tahun ke tahun hingga akhirnya menjadikan Ubuntu
sebagai distro terpopuler di dunia.
Ubuntu merupakan distro Linux turunan Debian. Ubuntu bisa
digunakan di Laptop, Desktop, Server, maupun perangkat mobile dengan kehadiran Unity pada Ubuntu
versi terbaru. Melalui software center yang ada di server repository Ubuntu.
Versi Ubuntu hadir setiap 6 bulan sekali. Setiap pengguna Ubuntu
bisa melakukan upgrade dari versi lama ke versi baru dengan gratis tanpa
membayar sebagaimana pertama kali menginstal di komputernya.Penamaan versi
Ubuntu dari versi satu ke versi lainnya memiliki penamaan yang unik. Keunikan
yang pertama, penamaan versi Ubuntu (code name) selalu diambil dari nama-nama
hewan. Keunikan kedua, penomoran versi Ubuntu mudah sekali dingat karena
menggunakan format tahun dan bulan Y.MM (Y=tahun, MM=bulan).
Dengan waktu release versi terbaru Ubtunu setiap 6 bulan sekali,
berarti setiap 1 tahun Ubuntu merilis versi terbaru sebanyak 2 kali. Adapun
bulan rilis versi baru sudah ditetapkan pada bulan April dan Oktober setiap
tahunnya. Sebagai contoh versi terbaru ubuntu saat tulisan ini dibuat adalah
11.10, ini artinya versi tersebut rilis pada tahun 2011 bulan ke-10 (Oktober).
Versi selanjutnya setelah versi 11.10 adalah 12.04, 12.10,13.04, 13.10, dan seterusnya.
Setiap rilis versi baru, Ubuntu disupport hingga 18 bulan atau 1,5
tahun. Adapun untuk versi LTS (Long Time Support) disupport hingga 3 tahun
untuk Ubuntu Desktop dan 5 tahun untuk Ubuntu server.