Pages

Total Pengunjung

Minggu, 16 Maret 2014

BAB II

BAB II
LANDASAN TEORI

A.  Sejarah SO dan Macam-macamnya
A.1. Sejarah SO (Sistem Operasi)
Sistem Operasi atau dalam bahasa Inggris dikenal  operating system secara umum adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.
Sesuai berkembangnya zaman system operasi mengalami perkembangan dan dibagi menjadi 5 generasi yakni generasi pertama, kedua, ketiga, keempat, dan generasi selanjutnya.
Pada generasi pertama Sistem Operasi masih dilakukan secara manual dalam artian belum muncul adanya Sistem Operasi yang secara otomatis, maksudnya  belum mendukung layanan pekerjaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian.
Pada generasi kedua diperkenalkannya system operasi yang dapat melakukan  perkejaan dalam 1 rangkaian atau biasa disebut dengan Batch Proccessing System.
Pada generasi ketiga Sistem Operasi sudah mendukung layanan Multi-User, Multi-Programming dan Multi-Tasking.
Pada generasi ke empat sudah perkenankan system operasi berbasis GUI (Graphical User Interface). Sedangkan Pada generasi selanjutnya diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi, contohnhya sebuah Sistem Operasi berbasikan Website yang berkerja di dalam sebuah Sistem Operasi.
Dan generasi selanjutnya diperkenalkanlah Sistem Operasi bergerak (Mobile) seperti : PDA, Poket PC, dan lain sebagainya. Di generasi selanjutnya juga diperkenalkan teknologi Sistem Operasi jaringan yang sifatnya virtual, sehingga dalam 1 jaringan hanya diinstal 1 buah Sistem Operasi pada Perangkat yang bertugas menjadi Server. Selain itu, diperkenalkan pula Cross Platform Operating System artinya dapat menggabungkan 2 Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows. Seiring dengan perkembangan teknologi, PC pun dibuat ringkas agar dapat dijadikan sebagai piranti otomatisasi yang bergerak (Bisa digunakan kapan saja, di mana saja dan oleh siapa saja). Contohnya: Laptop, Notebook dan NetBook, ketiga piranti tersebut juga memiliki Sistem Operasi layaknya PC.

A.2. Macam-macam SO (Sistem Operasi)
Berikut ini macam-macam system operasi yang sering dipakai manusia pada PCnya.
a.       WINDOWS (Microsoft Windows)
b.      UNIX
c.       LINUX
d.      IBM OS/2
e.       MAC OS (Macintosh Operating System)
f.       FREE BSD
g.      SOLARIS
h.      Chrome OS




B.  Sejarah Linux dan Jenis-Jenisnya
B.1. Sejarah Linux
Linux awalnya dikembangkan oleh Linus Torvalds yang pada mulanya sekedar emulasi terminal yang dibutuhkan untuk mengakses server UNIX di Universitasnya. Linux merupakan kloningan dari MINIX (Salah satu varian UNIX), peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari Sistem Operasi GNU. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar UNIX, Linux menggunakan Kernel Monilitik yaitu Kernel Linux yang menangani kontrol prosses, jaringan, periferal, dan pengaksesan sistem berkas. Sama seperti UNIX, Linuxpun dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (Command Line Interface/CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (Graphical User Interface/GUI) yang merupakan konfigurasi bawaan untuk versi dektop.
Pada komputer Desktop, GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna yang paling populer diantara varian antarmuka pengguna lainnya. Sebuah sistem Linux menyediakan antarmuka baris perintah lewat sebuah Shell (Konsole). Perbedaan utama antara Linux dan Sistem Operasi Populer lainnya terletak pada Kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Sama seperti pada UNIX, Linux berkonsentrasi pada Workstation dan Server banyak Workstation dan Server yang mengandalkan Linux karena Linux sangat stabil digunakan untuk jangka waktu lama dan Linuxpun kebal terhadap Malware.
Satu hal yang membedakan Linux terhadap Sistem Operasi lainnya adalah harga. Harga Linux ini kebanyakan Gratis walaupun ada juga yang berbayar (Lisensi). Linux dapat didistribusikan tanpa harus memberikan royalty kepada seseorang. Linux disusun berdasarkan standard Sistem Operasi POSIX yang diturunkan dari UNIX itu sendiri.



B.2. Jenis-Jenis Linux
Ada beberapa macam Distro Linux, seperti :
a.       Debian Linux
b.      Lycoris Linux
c.       Xandros Linux
d.      Lindows Linux
e.       Linare Linux
f.       Mandrake Linux    
g.      Red Hat Linux
h.      Slackware Linux
i.        Knoppix Linux
j.        Fedora Linux
k.      Suse Linux
l.        Ubuntu Linux

C.  Linux Ubuntu LTS 12.04
Kata Ubuntu berasal dari bahasa Afrika yang berarti rasa kemanusiaan terhadap sesama manusia,. Tujuan dari pembuatan distro Linux Ubuntu awalnya adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.
Ubuntu pertama kali diluncurkan ke pubik pada tahun 2004 oleh Mark Shuttleworth pemilik perusahaan Canonical Ltd yang membentuk suatu grup open source dengan tujuan membentuk distro baru berbasis Debian. Pertama kali Ubuntu diluncurkan, sebanyak lebih dari 12000 orang telah mencobanya dan angka tersebut terus melonjak dari tahun ke tahun hingga akhirnya menjadikan Ubuntu sebagai distro terpopuler di dunia.
Ubuntu merupakan distro Linux turunan Debian. Ubuntu bisa digunakan di Laptop, Desktop, Server, maupun perangkat mobile dengan kehadiran Unity pada Ubuntu versi terbaru. Melalui software center yang ada di server repository Ubuntu.
Versi Ubuntu hadir setiap 6 bulan sekali. Setiap pengguna Ubuntu bisa melakukan upgrade dari versi lama ke versi baru dengan gratis tanpa membayar sebagaimana pertama kali menginstal di komputernya.Penamaan versi Ubuntu dari versi satu ke versi lainnya memiliki penamaan yang unik. Keunikan yang pertama, penamaan versi Ubuntu (code name) selalu diambil dari nama-nama hewan. Keunikan kedua, penomoran versi Ubuntu mudah sekali dingat karena menggunakan format tahun dan bulan Y.MM (Y=tahun, MM=bulan).
Dengan waktu release versi terbaru Ubtunu setiap 6 bulan sekali, berarti setiap 1 tahun Ubuntu merilis versi terbaru sebanyak 2 kali. Adapun bulan rilis versi baru sudah ditetapkan pada bulan April dan Oktober setiap tahunnya. Sebagai contoh versi terbaru ubuntu saat tulisan ini dibuat adalah 11.10, ini artinya versi tersebut rilis pada tahun 2011 bulan ke-10 (Oktober). Versi selanjutnya setelah versi 11.10 adalah 12.04, 12.10,13.04, 13.10, dan seterusnya.
Setiap rilis versi baru, Ubuntu disupport hingga 18 bulan atau 1,5 tahun. Adapun untuk versi LTS (Long Time Support) disupport hingga 3 tahun untuk Ubuntu Desktop dan 5 tahun untuk Ubuntu server.

Minggu, 16 Maret 2014

BAB II

BAB II
LANDASAN TEORI

A.  Sejarah SO dan Macam-macamnya
A.1. Sejarah SO (Sistem Operasi)
Sistem Operasi atau dalam bahasa Inggris dikenal  operating system secara umum adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.
Sesuai berkembangnya zaman system operasi mengalami perkembangan dan dibagi menjadi 5 generasi yakni generasi pertama, kedua, ketiga, keempat, dan generasi selanjutnya.
Pada generasi pertama Sistem Operasi masih dilakukan secara manual dalam artian belum muncul adanya Sistem Operasi yang secara otomatis, maksudnya  belum mendukung layanan pekerjaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian.
Pada generasi kedua diperkenalkannya system operasi yang dapat melakukan  perkejaan dalam 1 rangkaian atau biasa disebut dengan Batch Proccessing System.
Pada generasi ketiga Sistem Operasi sudah mendukung layanan Multi-User, Multi-Programming dan Multi-Tasking.
Pada generasi ke empat sudah perkenankan system operasi berbasis GUI (Graphical User Interface). Sedangkan Pada generasi selanjutnya diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi, contohnhya sebuah Sistem Operasi berbasikan Website yang berkerja di dalam sebuah Sistem Operasi.
Dan generasi selanjutnya diperkenalkanlah Sistem Operasi bergerak (Mobile) seperti : PDA, Poket PC, dan lain sebagainya. Di generasi selanjutnya juga diperkenalkan teknologi Sistem Operasi jaringan yang sifatnya virtual, sehingga dalam 1 jaringan hanya diinstal 1 buah Sistem Operasi pada Perangkat yang bertugas menjadi Server. Selain itu, diperkenalkan pula Cross Platform Operating System artinya dapat menggabungkan 2 Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows. Seiring dengan perkembangan teknologi, PC pun dibuat ringkas agar dapat dijadikan sebagai piranti otomatisasi yang bergerak (Bisa digunakan kapan saja, di mana saja dan oleh siapa saja). Contohnya: Laptop, Notebook dan NetBook, ketiga piranti tersebut juga memiliki Sistem Operasi layaknya PC.

A.2. Macam-macam SO (Sistem Operasi)
Berikut ini macam-macam system operasi yang sering dipakai manusia pada PCnya.
a.       WINDOWS (Microsoft Windows)
b.      UNIX
c.       LINUX
d.      IBM OS/2
e.       MAC OS (Macintosh Operating System)
f.       FREE BSD
g.      SOLARIS
h.      Chrome OS




B.  Sejarah Linux dan Jenis-Jenisnya
B.1. Sejarah Linux
Linux awalnya dikembangkan oleh Linus Torvalds yang pada mulanya sekedar emulasi terminal yang dibutuhkan untuk mengakses server UNIX di Universitasnya. Linux merupakan kloningan dari MINIX (Salah satu varian UNIX), peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari Sistem Operasi GNU. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar UNIX, Linux menggunakan Kernel Monilitik yaitu Kernel Linux yang menangani kontrol prosses, jaringan, periferal, dan pengaksesan sistem berkas. Sama seperti UNIX, Linuxpun dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (Command Line Interface/CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (Graphical User Interface/GUI) yang merupakan konfigurasi bawaan untuk versi dektop.
Pada komputer Desktop, GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna yang paling populer diantara varian antarmuka pengguna lainnya. Sebuah sistem Linux menyediakan antarmuka baris perintah lewat sebuah Shell (Konsole). Perbedaan utama antara Linux dan Sistem Operasi Populer lainnya terletak pada Kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Sama seperti pada UNIX, Linux berkonsentrasi pada Workstation dan Server banyak Workstation dan Server yang mengandalkan Linux karena Linux sangat stabil digunakan untuk jangka waktu lama dan Linuxpun kebal terhadap Malware.
Satu hal yang membedakan Linux terhadap Sistem Operasi lainnya adalah harga. Harga Linux ini kebanyakan Gratis walaupun ada juga yang berbayar (Lisensi). Linux dapat didistribusikan tanpa harus memberikan royalty kepada seseorang. Linux disusun berdasarkan standard Sistem Operasi POSIX yang diturunkan dari UNIX itu sendiri.



B.2. Jenis-Jenis Linux
Ada beberapa macam Distro Linux, seperti :
a.       Debian Linux
b.      Lycoris Linux
c.       Xandros Linux
d.      Lindows Linux
e.       Linare Linux
f.       Mandrake Linux    
g.      Red Hat Linux
h.      Slackware Linux
i.        Knoppix Linux
j.        Fedora Linux
k.      Suse Linux
l.        Ubuntu Linux

C.  Linux Ubuntu LTS 12.04
Kata Ubuntu berasal dari bahasa Afrika yang berarti rasa kemanusiaan terhadap sesama manusia,. Tujuan dari pembuatan distro Linux Ubuntu awalnya adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.
Ubuntu pertama kali diluncurkan ke pubik pada tahun 2004 oleh Mark Shuttleworth pemilik perusahaan Canonical Ltd yang membentuk suatu grup open source dengan tujuan membentuk distro baru berbasis Debian. Pertama kali Ubuntu diluncurkan, sebanyak lebih dari 12000 orang telah mencobanya dan angka tersebut terus melonjak dari tahun ke tahun hingga akhirnya menjadikan Ubuntu sebagai distro terpopuler di dunia.
Ubuntu merupakan distro Linux turunan Debian. Ubuntu bisa digunakan di Laptop, Desktop, Server, maupun perangkat mobile dengan kehadiran Unity pada Ubuntu versi terbaru. Melalui software center yang ada di server repository Ubuntu.
Versi Ubuntu hadir setiap 6 bulan sekali. Setiap pengguna Ubuntu bisa melakukan upgrade dari versi lama ke versi baru dengan gratis tanpa membayar sebagaimana pertama kali menginstal di komputernya.Penamaan versi Ubuntu dari versi satu ke versi lainnya memiliki penamaan yang unik. Keunikan yang pertama, penamaan versi Ubuntu (code name) selalu diambil dari nama-nama hewan. Keunikan kedua, penomoran versi Ubuntu mudah sekali dingat karena menggunakan format tahun dan bulan Y.MM (Y=tahun, MM=bulan).
Dengan waktu release versi terbaru Ubtunu setiap 6 bulan sekali, berarti setiap 1 tahun Ubuntu merilis versi terbaru sebanyak 2 kali. Adapun bulan rilis versi baru sudah ditetapkan pada bulan April dan Oktober setiap tahunnya. Sebagai contoh versi terbaru ubuntu saat tulisan ini dibuat adalah 11.10, ini artinya versi tersebut rilis pada tahun 2011 bulan ke-10 (Oktober). Versi selanjutnya setelah versi 11.10 adalah 12.04, 12.10,13.04, 13.10, dan seterusnya.
Setiap rilis versi baru, Ubuntu disupport hingga 18 bulan atau 1,5 tahun. Adapun untuk versi LTS (Long Time Support) disupport hingga 3 tahun untuk Ubuntu Desktop dan 5 tahun untuk Ubuntu server.
Diberdayakan oleh Blogger.

Ads 468x60px

Social Icons

Telusuri

Featured Posts

BAB II

BAB II
LANDASAN TEORI

A.  Sejarah SO dan Macam-macamnya
A.1. Sejarah SO (Sistem Operasi)
Sistem Operasi atau dalam bahasa Inggris dikenal  operating system secara umum adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.
Sesuai berkembangnya zaman system operasi mengalami perkembangan dan dibagi menjadi 5 generasi yakni generasi pertama, kedua, ketiga, keempat, dan generasi selanjutnya.
Pada generasi pertama Sistem Operasi masih dilakukan secara manual dalam artian belum muncul adanya Sistem Operasi yang secara otomatis, maksudnya  belum mendukung layanan pekerjaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian.
Pada generasi kedua diperkenalkannya system operasi yang dapat melakukan  perkejaan dalam 1 rangkaian atau biasa disebut dengan Batch Proccessing System.
Pada generasi ketiga Sistem Operasi sudah mendukung layanan Multi-User, Multi-Programming dan Multi-Tasking.
Pada generasi ke empat sudah perkenankan system operasi berbasis GUI (Graphical User Interface). Sedangkan Pada generasi selanjutnya diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi, contohnhya sebuah Sistem Operasi berbasikan Website yang berkerja di dalam sebuah Sistem Operasi.
Dan generasi selanjutnya diperkenalkanlah Sistem Operasi bergerak (Mobile) seperti : PDA, Poket PC, dan lain sebagainya. Di generasi selanjutnya juga diperkenalkan teknologi Sistem Operasi jaringan yang sifatnya virtual, sehingga dalam 1 jaringan hanya diinstal 1 buah Sistem Operasi pada Perangkat yang bertugas menjadi Server. Selain itu, diperkenalkan pula Cross Platform Operating System artinya dapat menggabungkan 2 Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows. Seiring dengan perkembangan teknologi, PC pun dibuat ringkas agar dapat dijadikan sebagai piranti otomatisasi yang bergerak (Bisa digunakan kapan saja, di mana saja dan oleh siapa saja). Contohnya: Laptop, Notebook dan NetBook, ketiga piranti tersebut juga memiliki Sistem Operasi layaknya PC.

A.2. Macam-macam SO (Sistem Operasi)
Berikut ini macam-macam system operasi yang sering dipakai manusia pada PCnya.
a.       WINDOWS (Microsoft Windows)
b.      UNIX
c.       LINUX
d.      IBM OS/2
e.       MAC OS (Macintosh Operating System)
f.       FREE BSD
g.      SOLARIS
h.      Chrome OS




B.  Sejarah Linux dan Jenis-Jenisnya
B.1. Sejarah Linux
Linux awalnya dikembangkan oleh Linus Torvalds yang pada mulanya sekedar emulasi terminal yang dibutuhkan untuk mengakses server UNIX di Universitasnya. Linux merupakan kloningan dari MINIX (Salah satu varian UNIX), peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari Sistem Operasi GNU. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar UNIX, Linux menggunakan Kernel Monilitik yaitu Kernel Linux yang menangani kontrol prosses, jaringan, periferal, dan pengaksesan sistem berkas. Sama seperti UNIX, Linuxpun dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (Command Line Interface/CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (Graphical User Interface/GUI) yang merupakan konfigurasi bawaan untuk versi dektop.
Pada komputer Desktop, GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna yang paling populer diantara varian antarmuka pengguna lainnya. Sebuah sistem Linux menyediakan antarmuka baris perintah lewat sebuah Shell (Konsole). Perbedaan utama antara Linux dan Sistem Operasi Populer lainnya terletak pada Kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Sama seperti pada UNIX, Linux berkonsentrasi pada Workstation dan Server banyak Workstation dan Server yang mengandalkan Linux karena Linux sangat stabil digunakan untuk jangka waktu lama dan Linuxpun kebal terhadap Malware.
Satu hal yang membedakan Linux terhadap Sistem Operasi lainnya adalah harga. Harga Linux ini kebanyakan Gratis walaupun ada juga yang berbayar (Lisensi). Linux dapat didistribusikan tanpa harus memberikan royalty kepada seseorang. Linux disusun berdasarkan standard Sistem Operasi POSIX yang diturunkan dari UNIX itu sendiri.



B.2. Jenis-Jenis Linux
Ada beberapa macam Distro Linux, seperti :
a.       Debian Linux
b.      Lycoris Linux
c.       Xandros Linux
d.      Lindows Linux
e.       Linare Linux
f.       Mandrake Linux    
g.      Red Hat Linux
h.      Slackware Linux
i.        Knoppix Linux
j.        Fedora Linux
k.      Suse Linux
l.        Ubuntu Linux

C.  Linux Ubuntu LTS 12.04
Kata Ubuntu berasal dari bahasa Afrika yang berarti rasa kemanusiaan terhadap sesama manusia,. Tujuan dari pembuatan distro Linux Ubuntu awalnya adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.
Ubuntu pertama kali diluncurkan ke pubik pada tahun 2004 oleh Mark Shuttleworth pemilik perusahaan Canonical Ltd yang membentuk suatu grup open source dengan tujuan membentuk distro baru berbasis Debian. Pertama kali Ubuntu diluncurkan, sebanyak lebih dari 12000 orang telah mencobanya dan angka tersebut terus melonjak dari tahun ke tahun hingga akhirnya menjadikan Ubuntu sebagai distro terpopuler di dunia.
Ubuntu merupakan distro Linux turunan Debian. Ubuntu bisa digunakan di Laptop, Desktop, Server, maupun perangkat mobile dengan kehadiran Unity pada Ubuntu versi terbaru. Melalui software center yang ada di server repository Ubuntu.
Versi Ubuntu hadir setiap 6 bulan sekali. Setiap pengguna Ubuntu bisa melakukan upgrade dari versi lama ke versi baru dengan gratis tanpa membayar sebagaimana pertama kali menginstal di komputernya.Penamaan versi Ubuntu dari versi satu ke versi lainnya memiliki penamaan yang unik. Keunikan yang pertama, penamaan versi Ubuntu (code name) selalu diambil dari nama-nama hewan. Keunikan kedua, penomoran versi Ubuntu mudah sekali dingat karena menggunakan format tahun dan bulan Y.MM (Y=tahun, MM=bulan).
Dengan waktu release versi terbaru Ubtunu setiap 6 bulan sekali, berarti setiap 1 tahun Ubuntu merilis versi terbaru sebanyak 2 kali. Adapun bulan rilis versi baru sudah ditetapkan pada bulan April dan Oktober setiap tahunnya. Sebagai contoh versi terbaru ubuntu saat tulisan ini dibuat adalah 11.10, ini artinya versi tersebut rilis pada tahun 2011 bulan ke-10 (Oktober). Versi selanjutnya setelah versi 11.10 adalah 12.04, 12.10,13.04, 13.10, dan seterusnya.
Setiap rilis versi baru, Ubuntu disupport hingga 18 bulan atau 1,5 tahun. Adapun untuk versi LTS (Long Time Support) disupport hingga 3 tahun untuk Ubuntu Desktop dan 5 tahun untuk Ubuntu server.
 

Blogroll

About

Love Valentine's Day Pumping Heart